Saturday , 23 June 2018
Home / Jajan Dulu / Jajanan Ala Event Festival dan Pasar Malam

Jajanan Ala Event Festival dan Pasar Malam

Pontianak, Februari 2018 – Kali ini Saya ingin bercerita tetang pengalaman Saya ditahun lalu ketika berada di Pontianak – Kalimantan barat. Dipulau Borneo ini, Saya memiliki pengalaman berharga disana, dari sekolah hingga berdagang. Mungkin karena Saya keturunan darah minang hihihi . . . Saya rasa gak juga, semua orang harus melalui fase kehidupan dimana dia harus merasakan menjadi seorang pedagang.

Pada tulisan Saya sebelumnya, Saya menceritakan pengalaman pertama Saya ketika mengunjungi Tugu Khatulistiwa dan Rumah Adat Dayak yakni Rumah Radakng. Nah kali ini Saya ingin membahas tentang Kuliner, yakni jajanan ala pasar malam.
Mengapa Saya ingin membahas jajanan pasar malam? Ya karena itu lah pengalaman Saya hihihi..
Saya pernah ikut memeriahkan pasar malam sebagai pedagang makanan ringan pada beberapa kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Barat, seperti Melawi, Sintang, Sanggau, Sekadau, Pontianak, Sukadana dan beberapa daerah lainnya.

Dibawah ini adalah foto yang berhasil Saya abadikan dari kegiatan dagang di pasar malam.

Lapak Pasar Malam
Menjual berbagai jajanan

Ada banyak jajanan khas pasar malam yang sering kita jumpai, seperti sosis bakar, sosis gulung, kentang ulir, minuman kemasan, minuman blander dan lain sebagainya.

#MenolakLupa

A post shared by RahmanBatopie, M.gs (@batopie) on

Pada bulan Februari 2017 lalu, Saya diberi kesempatan untuk ikut berjualan bersama Bunda (induk semang) dan kawan-kawan di acara Festifal Tahun Baru Imlek dan Festival Chap Go Meh di Pontianak. Maka malam itu, Saya dan yang lainnya berangkat dari Nanga Pinoh – Melawi menuju Ibukota Kalimantan Barat yakni Pontianak. Menggunakan bis PO. Tanjung Niaga, kami yang beranggotakan 6 orang berangkat ke Pontianak.

Memakan waktu semalaman untuk tiba di Pontianak, karena kami gunakan waktu itu untuk beristirahat, membuat perjalanan ini tidak begitu melelahkan. Setiba di Pontianak, Bunda membawa kami kerumahnya untuk beristirahat dan mempersiapkan diri untuk persiapan acara Festival besok.

Keesokan harinya, Bunda langsung menghubungi panitia acara untuk memesan tempat berjualan.
Setelah Stand di sewa, kami segera mempersiapkan segala sesuatunya seperti membuat meja, membeli bahan yang akan di jual nantinya, mempersiapkan instalasi listrik, membeli peralatan yang akan digunakan nanti dan lain sebagainya.
Setelah bahan dibeli, selanjutnya kami persiapkan semuanya sebelum dibawa ke lokasi acara. Dibawah ini Saya sedang mempersiapkan bahan jajanan yang dikenal dengan sebutan Sosis Gulung. Yakni Sosis ayam di goreng, lalu dilapisi roti tawar dan di tutup dengan tepung roti.

Membuat roti tara menjadi pipih agar bisa digulungkan dengan sosis goreng
Digulung serapi mungkin dan direkatkan menggunakan mentega

Selain itu, Kami juga membersiapkan cup kerucut untuk jajanan yang disebut Es Pokemon. Yakni es serut yang diletakkan pada cup kerucut dan diberikan beberapa topping seperti sirup, seres, susu kental, dan astor. Mengapa namanya es pokemon? Ntah lah, Saya juga kurang mengerti 😂.. Mungkin karena pokemon adalah kartun yang familiar dan mudah untuk diingat.

Mempersiapkan Cup kerucut untuk es pokemon

Setelah semuanya selesai, kami menyewa mobil yang akan membawa semua peralatan dan bahan dagangan dari rumah ke lokasi event. Setelah semuanya di persiapkan dan didekorasi, maka inilah lapak kami:

Bunda dan Teman beliau sesama pedagang pasar malam
Bunda saat mencicipi es serut.. brrrr
Event ini berlokasi dihalaman parkir Mega Mall Pontianak
Kami berjualan dari pagi hingga tengah malam
Beberapa jajanan favorit ala pasar malam
Proses menggoreng Sosis Gulung disela-sela kesibukan melayani pembeli
Keramaian event ini membuat kami bersemangat
Hmm . . . abaikan yang ini, dia hanya SPG Teh Botol Sosro.. Bukan siapa-siapa 🤭

Diatas adalah beberapa foto yang Saya abadikan ketika event di parkiran komplek Mega Mall Pontianak.
Sebelumnya kami juga memeriahkan event Festival Tahun Baru Imlek di jalan diponegoro Pontianak (kalo gak salah) dan dibawah ini beberapa foto yang berhasil Saya abadikan ditengah kesibukan kami:

Stand lapak es pokemon siap menerima pembeli
Antusias pembeli, meskipun dibeli cuma untuk selfie aja hehe
Setelan koki Sosis Gulung 🤣
Es Pokemon yang siap di sajikan
Mengisi kesenggangan waktu bersama kawan-kawan
Pesta lampion yang membuat suasana seperti di hongkong (kayak pernah aja kesana)🤣

Selain foto, Saya juga mengabadikan beberapa video keseruan selama acara berlangsung.
Ini adalah penampakan begitu ramainya pengunjung di sore hari menjelang malam.

Karena Malam hari begitu banyak pengunjung, Kami tidak sempat untuk mengabadikan video. Jadi hanya diwaktu senggang saja kami bisa beristirahat dan merekam kegiatan. Video ini diambil ketika pengunjung sudah mulai sepi, kira-kira pukul 01.00 dini hari.

Rekaman ketika Saya menyajikan Sosis gulung untuk pembeli.

Alhmdulillah, hanya foto-foto ini yang menjadi kenang-kenangan Saya selama disana. Setiap melihat foto-foto ini, selalu mengingatkan Saya pada masa-masa indah dahulu 😅 kayak syair aja..

Selama 2 minggu Bunda, Saya dan kawan-kawan disibukkan dengan kegiatan event ini. Kurangnya istirahat dan tidak teraturnya makan membuat kondisi fisik ini menurun dan Saya sempat drop selama beberapa hari, namun harus dipaksakan demi kelancaran kegiatan kami.

Saya menemani Bunda membongkar Stand setelah event berakhir. Meski dengan kondisi yang kurang fit.

Setelah acara ini selesai, akhirnya Saya dan kawan-kawan bisa beritirahat, dan Bunda memberikan Saya waktu untuk mengelilingi kota Pontianak bersama kawan-kawan tentunya hihii..

Itulah cerita Saya tentang jajanan ala pasar malam dan event Festival yang Saya alami.. Dengan banyaknya pengalaman hidup yang kita lalui, membuat kita lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Sobat semua, setidaknya Sobat tau jajanan ala pasar malam hehe..

Happy Blogging

About RahmanBatopie, M.gs

Menyadari bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan, membuatku berfikir apakah yang ku miliki saat ini sudah cukup untuk ku bawa hingga tiba di akhir dari perjalanan yang aku sendiri pun tak tau kapan aku berhenti melangkah.

8 comments

  1. Es pokemonnya lucu tuh mas bungkusnya

  2. Itu dagangan di pasar malemnya emang semua jajanan modern macam sosis dan es krim gitu ya? Yang jajanan tradisional ada nggak?

    Liat cup kerucut itu jadi inget cup kerucut di bandara Kuala Lumpur buat air minum gratis. Aku amazed kok airnya nggak merembes, hehe.

    • RahmanBatopie, M.gs

      Ada banyak kok Bang macam-macam dagangan yang diperjual belikan.. Hanya saja disini Saya dan kawan-kawan menjual makanan ringan seperti sosis bakar dan lain sebagainya…

      hahaha berarti airnya gak bisa terlalu lama dalam cup itu y bang…
      hmm kuala lumpur yaa… Semoga saja Saya diizikan untuk berkunjung kesana hihi.. Paspor sih udah ada, tapi belum pernah dipakai . . . hehe

  3. Yuhu….
    Kelihatannya asyikt tuh ya, dibawa jalan-jalan.
    Semoga mimpinya indah karena kisahnya meriah.
    Salam santun…..

  4. wah, street foodnya makanan zaman sekarang, ya. kalau jajanan tradisionalnya juga banyak dijual di pasar malam ini?

    • RahmanBatopie, M.gs

      kalau jajanan tradisional sepertinya agak sulit ditemukan.. Mungkin jajanan tradisional yang simple dalam pembuatan dan penyajian aja yang tersedia…
      Jajanan di pasar malam hanya bersifat umum sih kak hehe

      Makasih atas kunjungannya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: