Tuesday , 17 September 2019
Home / Keluar Sebentar / Makan Siang Bersama di Panorama Sitinjau Lauik

Makan Siang Bersama di Panorama Sitinjau Lauik

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.. Kata syukur yang sebanyak-banyaknya Saya sampaikan kepada Allah yang hingga saat ini Allah izinkan blog ini masih bisa diakses, meskipun udah 15 bulan gak saya update artikel di blog ini. Buset dah, 15 bulan blog ini nganggur wkwkwk..πŸ˜… capek-capek bayarin hostingnya, malah dianggurin aja..huft..πŸ˜₯ mau gimana lagi, Alhamdulillah Saya disibukkan dengan pekerjaan yang membuat banyak waktu tersita untuk menulis di blog ini.😊

Udah lah yaa,, gak usah dibahas lagi.. jadi kesel deh hehe . . . untuk meluapkan kerinduan ngeblog ini, Saya akan rapel semua tulisan-tulisan yang seharusnya sudah Saya publish.

 

Pada kesempatan kali ini, Saya ingin bercerita tentang perjalanan yang Saya dan keluarga lakukan di bulan Agustus lalu. Dalam rangka menghadiri hari pernikahan adik sepupu, Saya dan keluarga meluangkan waktu untuk menikmati liburan.. hehe nih Saya kasih tau yaa..😊 kalo liburan di hari libur, bukan liburan namanya.. bingungkan hehe…πŸ˜… Kalo pergi liburan di hari libur, justru kita tidak bisa merasakan nikmatnya liburan itu.. misalnya lalu lintas menjadi padat dan macet, lokasi wisata yang dipenuhi pengunjung, harga tiket perjalanan dan operasional menjadi mahal dan lain sebagainya. 😊😊

Oke lanjut… 😊
Dengan menyewa sebuah mobil, kami sekeluarga melakukan perjalanan dari Provinsi Jambi menuju kota Pariaman – Sumatera Barat.
Seperti yang kita ketahui, Sumatera Barat memiliki banyak sekali lokasi wisata alam yang sangat indah.😍 Salah satunya adalah Panorama Sitinjau Lauik.. untuk itu Saya mengajak adik-adik buat singgah ke sana untuk beristirahat dan makan siang sambil menikmati pemandangan.😍

Setelah membeli nasi bungkus sebanyak 8 porsi, kami langsung mengunjungi Panorama Sitinjau Lauik yang letaknya diatas bukit dengan pemandangan kota yang indah dan hamparan laut lepas.😍

Panorama Sitinjau Lauik

Hanya saja ketika Saya akan mengabadikan momen ini, kabut yang tebal menyelimuti bukit, sehingga menutupi pemandangan laut lepas dari atas bukit ini. 😞

Pemandangan yang sangat indah dan asri, membuat hati dan perasaan Saya dan adik-adik menjadi lebih tenang dan damai. πŸ€—πŸ€—

Ya udah, gak perlu berlama-lama lagi.. Saya ambil nasi bungkus tadi dan membagi-bagikannya kepada adik-adik dan kami pun memulai untuk memasukkan rejeki yang Allah berikan berupa butiran-butiran nasi ini ke dalam rongga mulut hingga memenuhi lambung kecil kami…πŸ€—

Dengan canda tawa,πŸ€— kami hiasi momen yang indah ini.. ini momen yang gak bakal bisa Saya lupakan..😚 bisa saja momen ini gak akan terulang lagi..
itulah pentingnya menjadi blogger..😁 kerjanya mengabadikan sebuah momen dan menjadikannya sebuah tulisan yang dapat menjadikan kenangan di hari yang akan datang. πŸ˜‡πŸ˜‡

Okey.. untuk saat ini gak banyak yang bisa Saya ceritakan..😊 ini akan menjadi tulisan pertama Saya setelah 15 bulan gak post di blog ini.. 😁 ibaratnya ini baru pemanasan saja hehe… πŸ˜…
Sampai jumpa di tulisan Saya selanjutnya..

Happy Bloging

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh…

About RahmanBatopie, M.gs

Menyadari bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan, membuatku berfikir apakah yang ku miliki saat ini sudah cukup untuk ku bawa hingga tiba di akhir dari perjalanan yang aku sendiri pun tak tau kapan aku berhenti melangkah.

2 comments

  1. Jalurnya lumayan serem juga ya kl diliat dr atas.. πŸ˜†

    • RahmanBatopie, M.gs

      iya nih…
      ini termasuk jalur paling serem di Sumatera, cuma gak sempat Saya abadikan aja jalur extreme nya… 😡

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: